Rabu, 15 April 2020

Kepercayaan Diri Dimulai Dari Mencintai Diri Sendiri

Kepercayaan diri dimulai dari mencintai diri sendiri, begitulah kiranya yang sering aku tanamkan kepada diriku sendiri. 

Banyak hal yang terkadang berjalan tidak sesuai dengan keinginan, contoh kecil yang paling sering kita alami adalah kita yang terkadang terlalu terobsesi dengan orang lain yang mungkin kita anggap lebih "baik" dari diri kita. Mungkin dari segi penampilan, kariernya atau dan lain sebagainya. Saking sibuknya membandingkan diri kita dengan orang lain sehingga kadang kala kita melupakan potensi yang kita miliki. 

Pada dasarnya Tuhan menciptakan manusia dengan beragam keunikan, ada kelebihan ada pula kekurangan. Setiap orang akan terlihat lebih baik dari kita, seperti kata orang "rumput tetangga memang terlihat lebih hijau".  Bagaimana kita bisa fokus memperhatikan diri, fokus berbenah diri, sedangkan kita masih saja suka menjadikan orang lain sebagai tolak ukur kita, bahkan tidak sedikit orang yang kemudian terlalu memaksakan dirinya agar bisa terlihat seperti orang lain. Nah.. hal-hal semacam itu sejatinya dapat menjadi boomerang untuk kita, menjadikan kita menjadi kurang percaya diri atau menganggap diri kita "nothing" jika dibandingkan dengan orang lain. Tidak salah memang jika kita menjadikann seseorang itu sebagai role model untuk memotivasi kita menjadi lebih baik tapi ingat jangan sampai kebablasan :)

Dulu aku adalah orang yang terlalu terobsesi dengan orang lain, segala sesuatu yang aku kerjakan selalu aku bandingkan dengan orang lain. Semakin hari hal itu semakin menjadi toxic untuk diriku, hingga aku memaksakan diriku agar terlihat seperti orang lain. Menjadikan aku kurang percaya diri dengan apa yang aku miliki saat ini, akibatnya aku menjadi orang yang tidak pernah bersyukur dan tidak percaya diri. Namun seiring berjalannya waktu, begitu banyak orang-orang yang sejatinya menyadarkan ku. Akhirnya aku mulai belajar berdamai dengan diriku, mulai mencintai apapun yang ada pada diriku, namun tidak lupa aku mulai "berbenah diri" menggali dan mengenali diriku. Dan hingga saat ini aku sangat mencintai diriku apa adanya. 


Nah dari cerita tersebut aku ingin mengajak teman-teman semua untuk mulai mencintai diri, bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini, maka aku yakin kalian akan lebih percaya diri. Ingat "bahagialah karena masih bisa bersyukur". 


1 komentar:

  1. Benar sekali. Dulu jg sy kurang pede karena saya merasa kurang tinggi

    BalasHapus